One year ago...

15.04

Tepat tanggal 24 Juni 2010 lalu, aku mengalami sebuah kejadian yang cukup membuat aku drop, sangaad drop.. 
Aku ingeed bangeed tahun lalu, tanggal 24 Juni itu aku sedang dalam minggu-minggu UAS di kampus, tapi aku malah nggak bobo karena stress.. Bener-bener nggak bisa bobo, otak itu seperti terus-terusan berpikir tiada henti sehingga membuat aku tak bisa bobo. Berpikir trus-trusan apa yaa yang harus dipikirkan, apa yang harus dilakukan?? ................................................

Cerita singkatnya seperti ini, aku punya seorang sahabat sejak awal masuk dunia kuliah. Kami bersahabat sangaad dekat, nahh saking dekatnya itu sampe udahh nggak jelas dehh batas antara sahabat to ...... Ngerti kan maksudnya?? :p Then mendekati awal tahun 2010 itu, aku udah beberapa kali bertengkar kecil dengannya, aku taoo itu adalah tanda dari Tuhan supaya aku segera "lari" dari dia.. Tapi mang dasarnya aku bandel, enn pura-pura nggak denger juga, akuu tetep ajaa tuhh mempertahankan hubungan yang "kurang sehat" itu. Hubungan yang sudah terjalin sangaad lama, membuat ku tidak semudah itu donk melepaskan dia.. Terlalu banyak hal yang aku lakukan bersama dia, salah satu contohnya adalah setiap hari aku pasti sms-an sama dia dari buka mata sampai tutup mata lagi, trus juga sering bangeed ngobrol di telpon sampe lamaa bangeed.. Yaa intinya udah "terlalu bergantung" sama dia..

Nahh, di awal Juni, tiba-tiba saja konflik berdatangan muluu. Kadang, hal yang sangaad kecil bikin brantem jugaa.. Capek rasanya >,< 
Fast forward................
Sampe tepatlah di tanggal 24 Juni, aku brantem besar-besar-an sama dia. Sampe adu mulut gitu lewat sms, sampe dia kluarin kata-kata kasar gtuu.. Saat itu aku rasanya MARAH-SEDIH-KESEL-KECEWA, campur aduk jadi satu.. Nangis nggak stop-stop.. Malam itu aku chat sama ketua youth-ku, aku bilang, aku nggak sanggup hadepin ini, ini terlalu berat untuk-ku. Tuhan terlalu berat kasih beban ini sama aku. Aku taoo, aku harus pergi dari dia, tapi aku nggak punya kekuatan. Aku sudah terlalu dekat dengan dia, aku tidak siap kehilangan dia.. 

Yaa, nggak lebay loo itu, beneran koqq.. Saat itu aku merasa seperti itu. Bulan Juni akhir sampai Juli aku jalani dengan terseok-seok, setiap hari pasti nangis. Sebelum bobo pasti nangis, hampir setiap hari mimpi buruk. Bener-bener menyiksa rasanya. Setiap pagi, waktu bangun dari tidur, aku selalu berkata seperti ini, "Tuhan, kapan ini berlalu?? Bisa nggak Tuhan ambil ini semua?? Ini terlalu berat untuk keZia, i don't have any strength Lord.." Aku merasa bahwa aku nggak punya kekuatan lagi untuk menghadapi hari-hari yang akan datang. Tapi, di saat-saat seperti itu, Tuhan ingetin aku sebuah ayat..

"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalah ke luar, sehingga kamu dapat menanggulanginya." (1 Korintus 10:13)

Waktu aku baca ayat itu, aku mendapat kekuatan yang baru. Aku mulai angkat wajahku enn pandang Tuhan! Nggak lagi pandang masalah-ku tapi pandang wajah Tuhan. Aku mulai membangkitkan iman-ku, percaya bahwa hal ini masih sesuai dengan kekuatanku. Aku mulai bangkit, perlahan demi perlahan.. Enn Tuhan baik, Dia memberi kejelasan atas semuanya, memberi aku jalan keluar.. 

Now, satu tahun sudah berlalu dari kejadian itu. Kalo aku sekarang berdiri dan memandang ke belakang, aku sangaad mengucap syukur buat penyertaan dan pemeliharaan Tuhan, karena aku masih bisa hidup sampai saat ini.. PRAISE the Lord! Karena 1 tahun yang lalu, aku benar-benar merasa tidak bisa lagi bangkit. Tapi hari ini, aku bisa melihat hal itu dan menjadikan itu salah satu bukti kebaikan Tuhan atas hidup-ku.. Aku sekarang malah mengucap syukur buat kejadian tahun lalu yang Tuhan izinkan terjadi di hidup-ku. Itu membuat ku semakin cinta dan mengenal pribadi Tuhan lebih lagi.. 

Buat temen-temen yang mungkin sekarang sedang dalam lembah kekelaman, sedang mengalami masalah atau beban yang sangaad berat.. Ayoo pandang Tuhan ! Jangan pandang masalah-mu. Dia Tuhan yang setia, yang nggak akan pernah tinggalin kita sedetikpun.. Percayalah bahwa setiap masalah, setiap pergumulan kita, setiap beban kita semuanya mendatangkan kebaikan untuk kita.. Jangan pernah menyerah, sebab Dia adalah Tuhan yang nggak pernah menyerah untuk menyayangi dan membentuk kita untuk serupa dengan-Nya... 

Jesus loves you and me so much.. ^^

You Might Also Like

4 komentar

  1. agree kezzz...
    Masalah itu ga lebi besar dari Tuhan..
    Yess!! He is King of the King ^^

    BalasHapus
  2. yess leni.. stujuuu abiiiisssss...hehehehe..

    BalasHapus
  3. eh kez, kok persis sama sih kejadiannya kita??

    pas awal masuk kuliah aku jg ngalami sm kyk kamu, trus juni juli (tp aku 2009-2010) mulai tengkar2 kecil.
    awal 2010 uda aku tegesin.
    bedanya, sampe skrg dia masih 'berusaha' deket kyk dulu. huhuhuu.. padahal uda ditegesin..

    BalasHapus
  4. iyaa yaa manda??hoho.. ohhh klo aku kebetulan waktu itu bner2 lost contact krg lebih 2 bulan laa, itu dia kalo ketemu bener2 ga mo liat gue loo.hahaha. paraah bangeed yaa?? truZ akhr-na dia yg mnta muuph sehh skrg kita tmenan biasa.. tapi ttep ajaa nggak bs jadi tmen deket gtu, bner2 temen biasaaaaaaaaaaa...

    BalasHapus

pliss give your comments to encourage me :)

Subscribe